Selasa, 07 September 2010

Nice Words That I Ever Meet (Part II)

ini yang kedua

sebaris kata-kata yang langsung menyadarkanku
seolah menampar wajah keras-keras.
Aku sadar,
selama ini tertipu.
Naluri dan penglihatan dibutakan oleh apa yang ku-
sebut memuja, dia...
Saking memuja hingga tak sadar telah dilumuri dusta.
Kini di tengah hujan yang dingin
Hujan yang sangat kubenci
Aku sadar sudah tak mampu lagi mataku kuperintah
untuk menangis, sekuat apapun ku paksa.
Yang ada hanya di dasar hati, aku sakit!!!
Yang ada hanya di pelupuk mata
di sekat-sekat otakku
Hanya kata
Seandainya, seandainya, seandainya...


23052010 (Terimakasih atas penipuan yang dilakukan olehmu padaku)