Selasa, 18 Februari 2014

semampumu



sudah cukup lama tak kuucapkan seperti ini. “selamat pagi, kamu”, “selamat sore, kamu”. atau mungkin surat ini sampai padamu di malam hari, maka akan kuucapkan “selamat malam yang terlalu malam. selamat pagi yang terlalu pagi, kamu.”. 
sudah tidak ada hal lain lagi yang dapat kutuliskan untuk kamu selain cinta dan rindu. kamu pun sudah tahu.
mengucap rindu kepadamu? selalu, dan tidak lekas habis juga rinduku. karena memang dengan sengaja kutumpuk rindu dan menikmatinya seperti ini, seperti beberapa jam lalu yang sudah cukup mengantarkan berlembar-lembar bahagia.

jangan mengambil rinduku, ya. jangan menghabiskan rinduku, ya. cukup mencintaiku, semampumu.


fa.