Minggu, 19 April 2015

arah pukul sepuluh

sebelum ini, jauh sebelum ini, aku bahkan tidak pernah menduga-duga
hari ini akan berakhir di sebuah tempat yang ramai,
aku duduk di depan komputer jinjing yang sudah menyala sejak sore tadi,
dan datang seorang lagi teman yang sudah kukenali sejak lama, kira-kira sekitar tiga tahun yang lalu.

semua orang di sini sibuk dan berisik.
beberapa lainnya diam-diam saja, mungkin memperhatikan.
dan aku sama sekali tidak terusik. aku melanjutkannya, yang belum tuntas,
atau kalau kamu mau tahu, yang belum dapat kutuntaskan.

temanku ini tertawa-tawa menghadap layar komputer jinjingnya. aku melirik saja.
tidak tahu apa yang dilihat, aku malas menduga-duga.
asap rokok mengebul dari mana-mana.
jalanan semakin ramai orang berlalu-lalang.
aku masih saja tidak terusik, tapi aku ingin segera turun dan berlalu-lalang juga.
ya, kamu masih ingat kan, kalau aku suka sekali perjalanan.

hari ini akan segera berakhir, aku tahu.
aku akan mengakhirinya di tempat ini, aku tidak tahu.
atau akan kuhabiskan di jalan hingga di tempat makan, aku juga tidak tahu.
dan aku tahu, hari ini akan berakhir bersama keinginan-keinginan yang tertimbun.
hari ini akan berhenti dengan..........................gawat.


ini kenapa?
gravitasi menghilang?
atau waktu sedang di-pause?