Terbangun seketika, terdengar suara hujan deras.
Segenap isi kepalaku dipenuhi dengan kecemasan-kecemasan yang bukan tak berdasar.
Aku seperti melihatmu,
di dalam diriku, yang masih mengunci wujudmu
seutuh-utuhnya di dalam ingatan.
Ingin kulihat, akukah dia
yang masih terkunci erat-erat di dalam kepalamu
hingga selarut ini.