Ketika satu hal yang tidak benar-benar kau inginkan
bahkan mungkin tidak benar-benar kau butuhkan,
tiba-tiba berkunjung kemudian bersemayam dalam raga, jiwa, rasa.
Lalu mau apa?
Ketika satu hal yang benar-benar kau inginkan
bahkan mungkin benar-benar kau butuhkan,
tak kunjung tergapai, terjamah, bahkan terlihat keberadaannya.
Lalu mau apa?
Ketika kau merasa kata maaf sudah menjadi hal yang begitu terlambat
dan telah mengendap, berubah menjadi akik di dalam otak,
dan menyisakan seonggok kalimat seperti biasanya.
Lalu mau apa?