Bukankah memang begitu?
Satu dari seribu perasaanku adalah nyata,
adalah sebutir debu yang jatuh tersungkur
karena ditendang oleh angin.
Bukankah memang begitu?
Satu dari seribu pernyataanku adalah palsu
adalah luka yang terhuyung-huyung menghampirimu
dan kembali pula berumah di kamu.