Sabtu, 06 April 2013

diam

"saya punya cerita. kamu mau dengar?"
diam.
"saya ingin bertemu. kamu punya waktu?"
diam.
"saya sedang terjatuh. kamu bisa berikan lengan dan pelukan?"
diam.
"saya ingin menangis. kamu bisa pinjamkan pundak lima menit saja?"
diam.
"saya membutuhkan kamu. kamu bisa tunjukkan bahwa kamu ada?"
diam.
saya terus bertanya. dan kamu terus diam.
saya terus bicara. dan kamu terus bungkam.
saya tahu kenapa. karena saya terus bertanya dan bicara di dalam hati.